Projects


#115 Prioritas RPJMN Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu

Pemetaan 136 kabupaten/kota prioritas RPJMN tahun 2015 -2019

Created by indah F - Updated - Priority: low

#87 Untitled project

Created by Asih Dewi - Updated - Priority: low

#65 Prioritas RPJMN Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

  • Author: HOT Pemetaan 136 kabupaten/kota prioritas RPJMN tahun 2015-2019.
Created by Lidya Riska - Updated - Priority: low

#370 Pemetaan Kamp Pengungsi PMI Loli Oge - Sulawesi Tengah

Pada tanggal 28 September 2018, pukul 17:02:44 WIB telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR pada koordinat 0.22 LS dan 119.89 BT, dengan kedalaman 11 km, dan berjarak 26 km dari Utara Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Gempa bumi ini memicu terjadinya tsunami di Pantai Talise, Kota Palu, dan Pantai Donggala. Gempa bumi ini telah menyebabkan lebih dari 2.000 orang meninggal dunia dan 680 orang hilang (BNPB, 11 Oktober 2018).

Palang Merah Indonesia (PMI) telah mengumpulan data lapang dan melakukan pemotretan udara dengan drone (UAV) untuk beberapa wilayah yang terdampak tsunami. Pemetaan ini bertujuan untuk membantu PMI dan stakeholder lainnya dalam mengelola kamp pengungsi bagi penyintas gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#367 Pemetaan Kamp Pengungsi PMI Jambu - Sulawesi Tengah

Pada tanggal 28 September 2018, pukul 17:02:44 WIB telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR pada koordinat 0.22 LS dan 119.89 BT, dengan kedalaman 11 km, dan berjarak 26 km dari Utara Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Gempa bumi ini memicu terjadinya tsunami di Pantai Talise, Kota Palu, dan Pantai Donggala. Gempa bumi ini telah menyebabkan lebih dari 2.000 orang meninggal dunia dan 680 orang hilang (BNPB, 11 Oktober 2018).

Palang Merah Indonesia (PMI) telah mengumpulan data lapang dan melakukan pemotretan udara dengan drone (UAV) untuk beberapa wilayah yang terdampak tsunami. Pemetaan ini bertujuan untuk membantu PMI dan stakeholder lainnya dalam mengelola kamp pengungsi bagi penyintas gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#188 [LPBI NU] Penyusunan Kajian Risiko Bencana Program SLOGAN-STEADY Kabupaten Kudus

HOT ID bekerja sama dengan LPBI NU mengadakan pelaithan penyusunan dokumen kajian risiko bencana untuk program SLOGAN-STEADY di Kabupaten Kudus

Created by Adityo - Updated - Priority: low

#375 Pemetaan Kamp Pengungsi PMI Layana - Sulawesi Tengah

Pada tanggal 28 September 2018, pukul 17:02:44 WIB telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR pada koordinat 0.22 LS dan 119.89 BT, dengan kedalaman 11 km, dan berjarak 26 km dari Utara Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Gempa bumi ini memicu terjadinya tsunami di Pantai Talise, Kota Palu, dan Pantai Donggala. Gempa bumi ini telah menyebabkan lebih dari 2.000 orang meninggal dunia dan 680 orang hilang (BNPB, 11 Oktober 2018).

Palang Merah Indonesia (PMI) telah mengumpulan data lapang dan melakukan pemotretan udara dengan drone (UAV) untuk beberapa wilayah yang terdampak tsunami. Pemetaan ini bertujuan untuk membantu PMI dan stakeholder lainnya dalam mengelola kamp pengungsi bagi penyintas gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#385 Pemetaan Wilayah Terdampak Banjir Bandang Kecamatan Sentani, Jayapura, Papua

Korban banjir bandang yang menerjang 9 kelurahan di Kecamatan Sentani Kabupatrn Jayapura Provinsi Papua terus bertambah. Hingga Minggu (17/3/2019) pukul 08.30 WIB, tercatat dampak banjir bandang sebanyak 42 orang meninggal dunia, dan 21 orang luka-luka.

Kerusakan meliputi 9 rumah rusak terdampak banjir di BTN Doyo Baru, 1 mobil rusak atau hanyut, jembatan Doyo dan Kali Ular mengalami kerusakan, eekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani, kerusakan 1 pesawat jenis Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani. Dampak kerusakan masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan dan belum semua daerah terdampak dijangkau oleh Tim SAR gabungan.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI dan relawan melakukan penanganan darurat. Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban masih dilakukan di daerah terdampak. Posko didirikan untuk memudahkan koordinasi. Sebagian bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Created by Adhitya Dido - Updated - Priority: urgent

#133 Untitled project

Created by Lidya Riska - Updated - Priority: low

#338 Missing Maps: Desa Citeureup - Kabupaten Pandeglang

Epidemi dan pandemi berskala besar menimbulkan ancaman serius tidak hanya terhadap keamanan kesehatan global tetapi juga mengancam negara, masyarakat, dan individu dalam upaya untuk mencapai ketahanan. Epidemi dan pandemi mempengaruhi semua sektor, mempengaruhi layanan kesehatan rutin, ketahanan pangan dan ekonomi, perdagangan, pendidikan, ketertiban sipil, komunikasi, transportasi, dan sektor-sektor kehidupan lainnya. Ancaman munculnya penyakit menular, termasuk yang berasal dari zoonosis, dan meningkatnya prevalensi penyakit yang sebelumnya dapat dikendalikan melalui upaya antimikroba dan vaksinasi, telah menyebabkan keprihatinan terhadap kesehatan masyarakat global. Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Pemetaan ini merupakan bagian penting dari kegiatan Community Epidemic and Pandemic Preparedness Programme (CP3) yang ada di desa pilot program Palang Merah Indonesia (PMI). Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dan Palang Merah Amerika (AMRC) mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) dalam program baru yang memiliki fokus pada advokasi data yang bersifat terbuka (open data), pemetaan berbasis masyarakat dan integrasi data ke dalam pembuatan keputusan berdasarkan data. Masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai lingkungan lokal dan adat istiadat setempat, memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Proyek Missing Maps bertujuan untuk memetakan komunitas/masyarakat yang rentan di dunia (yang disebabkan oleh krisis kemanusiaan: epidemi penyakit, konflik, bencana alam, kemiskinan dan krisis lingkungan). Missing Map dikembangkan pada proyek kesiapsiagaan bencana HOT untuk memfasilitasi pemetaan preemptive negara-negara prioritas agar meningkatkan response bencana yang lebih baik, kegiatan medis dan alokasi sumber daya sebelum krisis terjadi.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium
< 1 .. 5 6 7 8 9 .. 28 >

About the Tasking Manager

OSM Tasking Manager is a mapping tool designed and built for the Humanitarian OSM Team collaborative mapping. The purpose of the tool is to divide up a mapping job into smaller tasks that can be completed rapidly. It shows which areas need to be mapped and which areas need the mapping validated.
This approach facilitates the distribution of tasks to the various mappers in a context of emergency. It also permits to control the progress and the homogeinity of the work done (ie. Elements to cover, specific tags to use, etc.).


Questions About Tasks, Mapping or HOT?

If you have any questions about a project, a task or mapping in general please ask on our mailing list: HOT E-Mail List

Or visit us in our IRC Chat Channel, just select #hot from the pop down channel list:
OSM HOT IRC Channel #hot

General inquries and comments are welcomed at: info@hotosm.org