Projects


#379 Untitled project

Pemetaan data exposure (keterpaparan) wilayah sekitar Bendungan Sangiran, Ngawi, Jawa Timur

Created by Adhitya Dido - Updated - Priority: low

#42 Prioritas RPJMN DKI Jakarta

Pemetaan 136 kabupaten/kota prioritas RPJMN tahun 2015 -2019

Created by sesawiguna - Updated - Priority: low

#266 PEMETAAN DAERAH TERDAMPAK GEMPA TASIKMALAYA 15 DESEMBER 2017

Pada tanggal 15 Desember 2017, Pukul 23:47:57 WIB telah terjadi gempa di 8.03 LS, 108.04 BT (43 Km BaratDaya Kab.Tasikmalaya-Jawa Barat) Kedalaman 105 Km, Mag 6.9 SR (Berpotensi Tsunami). Sementara dampak yang dirasakan di Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Garut.

Pengumpulan data di sekitar wilayah Terdampak Gempa Tasikmalaya ini meliputi Bangunan dan Jalan yang nantinya akan digunakan untuk tindakan lebih lanjut seperti analisis resiko bencana ataupun aktifitas penanganan bencana di sekitar wilayah tersebut oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ataupun masyarakat sekitar.

Created by Fatisya Ilani Yusuf - Updated - Priority: medium

#158 Untitled project

Created by Ridowan - Updated - Priority: low

#335 Missing Maps: Desa Karangmojo - Kabupaten Boyolali

Epidemi dan pandemi berskala besar menimbulkan ancaman serius tidak hanya terhadap keamanan kesehatan global tetapi juga mengancam negara, masyarakat, dan individu dalam upaya untuk mencapai ketahanan. Epidemi dan pandemi mempengaruhi semua sektor, mempengaruhi layanan kesehatan rutin, ketahanan pangan dan ekonomi, perdagangan, pendidikan, ketertiban sipil, komunikasi, transportasi, dan sektor-sektor kehidupan lainnya. Ancaman munculnya penyakit menular, termasuk yang berasal dari zoonosis, dan meningkatnya prevalensi penyakit yang sebelumnya dapat dikendalikan melalui upaya antimikroba dan vaksinasi, telah menyebabkan keprihatinan terhadap kesehatan masyarakat global. Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Pemetaan ini merupakan bagian penting dari kegiatan Community Epidemic and Pandemic Preparedness Programme (CP3) yang ada di desa pilot program Palang Merah Indonesia (PMI). Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dan Palang Merah Amerika (AMRC) mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) dalam program baru yang memiliki fokus pada advokasi data yang bersifat terbuka (open data), pemetaan berbasis masyarakat dan integrasi data ke dalam pembuatan keputusan berdasarkan data. Masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai lingkungan lokal dan adat istiadat setempat, memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Proyek Missing Maps bertujuan untuk memetakan komunitas/masyarakat yang rentan di dunia (yang disebabkan oleh krisis kemanusiaan: epidemi penyakit, konflik, bencana alam, kemiskinan dan krisis lingkungan). Missing Map dikembangkan pada proyek kesiapsiagaan bencana HOT untuk memfasilitasi pemetaan preemptive negara-negara prioritas agar meningkatkan response bencana yang lebih baik, kegiatan medis dan alokasi sumber daya sebelum krisis terjadi.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#336 Missing Maps: Desa Sobokerto - Kabupaten Boyolali

Epidemi dan pandemi berskala besar menimbulkan ancaman serius tidak hanya terhadap keamanan kesehatan global tetapi juga mengancam negara, masyarakat, dan individu dalam upaya untuk mencapai ketahanan. Epidemi dan pandemi mempengaruhi semua sektor, mempengaruhi layanan kesehatan rutin, ketahanan pangan dan ekonomi, perdagangan, pendidikan, ketertiban sipil, komunikasi, transportasi, dan sektor-sektor kehidupan lainnya. Ancaman munculnya penyakit menular, termasuk yang berasal dari zoonosis, dan meningkatnya prevalensi penyakit yang sebelumnya dapat dikendalikan melalui upaya antimikroba dan vaksinasi, telah menyebabkan keprihatinan terhadap kesehatan masyarakat global. Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Pemetaan ini merupakan bagian penting dari kegiatan Community Epidemic and Pandemic Preparedness Programme (CP3) yang ada di desa pilot program Palang Merah Indonesia (PMI). Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dan Palang Merah Amerika (AMRC) mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) dalam program baru yang memiliki fokus pada advokasi data yang bersifat terbuka (open data), pemetaan berbasis masyarakat dan integrasi data ke dalam pembuatan keputusan berdasarkan data. Masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai lingkungan lokal dan adat istiadat setempat, memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Proyek Missing Maps bertujuan untuk memetakan komunitas/masyarakat yang rentan di dunia (yang disebabkan oleh krisis kemanusiaan: epidemi penyakit, konflik, bencana alam, kemiskinan dan krisis lingkungan). Missing Map dikembangkan pada proyek kesiapsiagaan bencana HOT untuk memfasilitasi pemetaan preemptive negara-negara prioritas agar meningkatkan response bencana yang lebih baik, kegiatan medis dan alokasi sumber daya sebelum krisis terjadi.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#395 Pemetaan Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

DESKRIPSI KEGIATAN

Bendungan disamping memiliki manfaat yang besar, juga menyimpan potensi bahaya yang besar pula, bendungan yang runtuh akan menimbulkan banjir bandang yang dahsyat sampai jauh ke daerah hilir yang akan mengakibatkan timbulnya banyak korban jiwa dan harta benda serta kerusakan lingkungan yang parah. Untuk itu perlu dilakuakan Rencana Tanggap Darurat untuk mencegah musibah tersebut Bendungan Salomekko merupakan bendungan Urugan Tanah dengan inti kedap yang merupakan bendung dalam wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, yang terletak di Desa Ulu Balang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan Bendungan Salomekko merupakan salah satu bendungan yang masuk ke dalam bendungan yang perlu dibuat dokumen RTD atau Rencana Tanggap Darurat oleh Kementerian PUPR Direktorat Sumber Daya Air. Mengingat pentingnya data-data pendukung terutama data keterpaparan untuk dapat melaksanakan analisis InaSAFE, diperlukan ketersediaan data yang lengkap di sekitar bendungan tersebut. Sehingga perlu adanya pemetaan untuk melengkapi data-data tersebut.

Created by Adhitya Dido - Updated - Priority: low

#156 Untitled project

Created by TGinanjar - Updated - Priority: low

#261 Prioritas RPJMN Kota Malang - Jawa Timur

Created by yokrist - Updated - Priority: medium

#340 Missing Maps: Kelurahan Tanahsareal - Kota Bogor

Epidemi dan pandemi berskala besar menimbulkan ancaman serius tidak hanya terhadap keamanan kesehatan global tetapi juga mengancam negara, masyarakat, dan individu dalam upaya untuk mencapai ketahanan. Epidemi dan pandemi mempengaruhi semua sektor, mempengaruhi layanan kesehatan rutin, ketahanan pangan dan ekonomi, perdagangan, pendidikan, ketertiban sipil, komunikasi, transportasi, dan sektor-sektor kehidupan lainnya. Ancaman munculnya penyakit menular, termasuk yang berasal dari zoonosis, dan meningkatnya prevalensi penyakit yang sebelumnya dapat dikendalikan melalui upaya antimikroba dan vaksinasi, telah menyebabkan keprihatinan terhadap kesehatan masyarakat global. Masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Pemetaan ini merupakan bagian penting dari kegiatan Community Epidemic and Pandemic Preparedness Programme (CP3) yang ada di desa pilot program Palang Merah Indonesia (PMI). Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dan Palang Merah Amerika (AMRC) mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) dalam program baru yang memiliki fokus pada advokasi data yang bersifat terbuka (open data), pemetaan berbasis masyarakat dan integrasi data ke dalam pembuatan keputusan berdasarkan data. Masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai lingkungan lokal dan adat istiadat setempat, memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan tanggapan dini terkait dengan ancaman ini.

Proyek Missing Maps bertujuan untuk memetakan komunitas/masyarakat yang rentan di dunia (yang disebabkan oleh krisis kemanusiaan: epidemi penyakit, konflik, bencana alam, kemiskinan dan krisis lingkungan). Missing Map dikembangkan pada proyek kesiapsiagaan bencana HOT untuk memfasilitasi pemetaan preemptive negara-negara prioritas agar meningkatkan response bencana yang lebih baik, kegiatan medis dan alokasi sumber daya sebelum krisis terjadi.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium
< 1 .. 4 5 6 7 8 .. 28 >

About the Tasking Manager

OSM Tasking Manager is a mapping tool designed and built for the Humanitarian OSM Team collaborative mapping. The purpose of the tool is to divide up a mapping job into smaller tasks that can be completed rapidly. It shows which areas need to be mapped and which areas need the mapping validated.
This approach facilitates the distribution of tasks to the various mappers in a context of emergency. It also permits to control the progress and the homogeinity of the work done (ie. Elements to cover, specific tags to use, etc.).


Questions About Tasks, Mapping or HOT?

If you have any questions about a project, a task or mapping in general please ask on our mailing list: HOT E-Mail List

Or visit us in our IRC Chat Channel, just select #hot from the pop down channel list:
OSM HOT IRC Channel #hot

General inquries and comments are welcomed at: info@hotosm.org