Projects


#414 Mapathon: Lighting Maluku with Open Field Mapping

Pada tanggal 26 september 2019 pukul 06.46 telah terjadi gempabumi dengan magnitude 6.8 pada kedalaman 10 Km timur Ambon, Maluku. Gempabumi ini menurut data dari BNPB bengakibatkan setidaknya 41 orang meninggal dunia, 303 orang terluka dan 103.301 orang mengungsi. Gempabumi ini juga mengakibatkan 11.311 unit rumah rusak dan 509 unit fasilitas umum dan fasiltas sosial rusak. Hingga sampai saat ini gempabumi susulan masih terus terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya. Menurut berita harian kompas, tercatat hingga tanggal 21 oktober 2019 sudah terjadi 1.516 gempabumi susulan di wilayah Ambon dan sekitarnya. Hingga sampai saat ini gempabumi susulan masih terus terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya. Pada tanggal 12 november kemarin telah terjadi gempabumi susulan lagi dengan magnitude 5.1 di wilayah Ambon dan sekitanya.

Wilayah terdampak gempabumi ini secara administrasi terdiri dari Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Wilayah-wilayah terdampak ini merupakan wilayah kepulauan sehingga agak sulit untuk mengerahkan sumberdaya ke wilayah-wilayah terdampak ini. Untuk merespon gempabumi susulan yang masih terjadi hingga saat ini, Youthmappers regional Indonesia yang saat ini terdiri dari mahasiswa-mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Negeri Semarang mengadakan Mapathon yang bertepatan juga dengan Geoweek Awerness tahun 2019. Kegiatan ini didukung oleh Huamnitarian OpenstreetMap Team Indonesia dan Perkumpulan Openstreetmap Indonesia (POI) sebagai respon terhadap krisis gempabumi susulan yang terus terjadi hingga sampai saat ini di wilayah Ambon dan sekitarnya. Fokus pemetaan pada kegiatan ini adalah pemetaan terhadap obyek sebaran lapangan atau tanah lapang yang bisa digunakan untuk keperluan rekomendasi lokasi pengungsian, lokasi pendaratan helikopter, lokasi droping logistic, lokasi rumah sakit terbuka, dan lain-lain. Pemetaan sebaran obyek lapangan terbuka atau tanah lapang di wilayah-wilayah ini akan akan sangat diperlukan karena dapat digunakan untuk keperluan operasi darurat bencana. Hingga sampai saat ini di Indonesia ketersediaan data sebaran lapangan atau tanah lapang masih sangat jarang tersedia padahal obyek ini bisa dijadikan sebagai data sumberdaya bencana ketika terjadi situasi darurat bencana. Oleh karena itu mahasiswa-mahasiswa yang terkumpul dalam jaringan Youthmappers regional Indonesia berkomitmen untuk memetakan obyek lapangan terbuka atau tanah lapang. Harapan nya adalah data ini dapat dijadikan sebagai data sumberdaya bencana dan dapat digunakan untuk keperluan operasi darurat bencana. Kami mengajak seluruh volunteer yang sudah memiliki akun OSM, dan yang sudah mahir menggunakan JOSM turut ikut serta berparisipasi dan bergabung dalam kegiatan ini. Mari terangi Maluku dengan memetakan lapangan atau tanah lapang beserta obyek terpapar lainnya.

Created by Tri Selasa - Updated - Priority: medium

#411 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Sugihan, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#410 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Sintung, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#409 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Selebung, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#408 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Rempek, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#407 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Madayin, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#406 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Loloan, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#405 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Lembah Sari, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#404 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Labuhan Pandan, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium

#403 Pemetaan kajian resiko berbasis masyarakat - Desa Gunung Malang, Lombok

Pemetaan ini merupakan bagian penting dalam melakukan kajian resiko berbasis masyarakat yang didampingi oleh PMI . Kesiapsiagaan Gempa Indonesia ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang dapat dicegah akibat gempa bumi terkait kurangnya kapasitas kesiapsiagaan gempa di tingkat desa. program ini akan fokus pada pengurangan faktor risiko yang mendasarinya - terutama pembangunan rumah di lingkungan pedesaan tertentu di daerah rawan gempa.

Created by Dedijunadi - Updated - Priority: medium
1 2 3 .. 28 >

About the Tasking Manager

OSM Tasking Manager is a mapping tool designed and built for the Humanitarian OSM Team collaborative mapping. The purpose of the tool is to divide up a mapping job into smaller tasks that can be completed rapidly. It shows which areas need to be mapped and which areas need the mapping validated.
This approach facilitates the distribution of tasks to the various mappers in a context of emergency. It also permits to control the progress and the homogeinity of the work done (ie. Elements to cover, specific tags to use, etc.).


Questions About Tasks, Mapping or HOT?

If you have any questions about a project, a task or mapping in general please ask on our mailing list: HOT E-Mail List

Or visit us in our IRC Chat Channel, just select #hot from the pop down channel list:
OSM HOT IRC Channel #hot

General inquries and comments are welcomed at: info@hotosm.org