#393 - Pemetaan Kabupaten Terdampak Banjir Sulawesi Tenggara

Adhitya Dido marked #95 as done

armangeofisika marked #321 as done

rizky oktavia marked #230 as done

nurulsakanh marked #56 as done

la ode ikhsanuddin marked #334 as done

Kasturi Al marked #343 as done

indra jr marked #298 as done

nurulsakanh marked #75 as done

Bondan Febriarta marked #336 as done

LIUDIN marked #308 as done

rizky oktavia marked #222 as done

armangeofisika marked #333 as done

Syahdan_UHO marked #341 as done

wisnu widiyantoro marked #413 as done

wisnu widiyantoro marked #414 as done

Rasyid Rasiki marked #147 as done

fchandra marked #112 as done

Nona Sutaji marked #251 as done

fchandra marked #275 as done

Adhitya Dido marked #130 as done

BNPB: 5.111 Korban Banjir Konawe Utara Masih Mengungsi

Kompas.com - 10/06/2019

KENDARI, KOMPAS.com – Bupati Konawe Utara Ruksamin telah menetapkan status tanggap darurat banjir di wilayah itu selama 14 hari, terhitung 2 Juni 2019 hingga 16 Juni 2019. Upaya penanganan darurat yang telah dilakukan antara lain pengoperasian pos komando penanganan darurat banjir yang berada di rumah jabatan bupati, evakuasi dan penyelamatan, penanganan warga terdampak, pendataan serta mengaktifkan jaringan komunikasi untuk penanganan darurat. Data BNPB hingga Senin (10/6/2019) menyebutkan, ada 38 desa, 3 kelurahan dan 6 kecamatan yang terendam banjir bandang.

Tak hanya itu, ada 185 rumah warga hanyut, 1.235 unit rumah terendam banjir dan 5.111 jiwa dari 1.420 kepala keluarga mengungsi akibat banjir di wilayah itu. Kerusakan sektor pertanian mencakup lahan sawah 970,3 hektare, lahan jagung 83,5 hektare dan lainnya 11 hektare, sedangkan sektor perikanan pada tambak seluas 420 hektare.

Kepala pusat data, informasi dan humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kendala yang masih dihadapi petugas di lapangan adalah arus aliran air masih deras sehingga penggunaan sampan mesin tidak dapat menjangkau wilayah terisolir. Selain itu, minimnya peralatan untuk membantu evakuasi dan penyelamatan di lapangan. Saat ini, kata Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Utara mendata kerusakan fasilitas umum berupa 3 jembatan putus, 5 masjid dan dua puskesmas serta 3 puskesmas pembantu. Sedangkan fasilitas pendidikan yang terendam banjir ada 5 unit SD dan 3 bangunan SMP dan 3 pasar juga mengalami kondisi yang sama. "BPBD melaporkan jembatan penghubung Desa Laronanga ke Desa Puwonua hanyut, jembatan lain di Desa Padalerutama tidak dapat dilalui karena terendam banjir, jembatan putus yang menghubungkan Desa Tanggulari ke Desa Tapuwatu dan jembatan antar-provinsi di Asera," kata Sutopo dalam rilis persnya.

Sutopo melanjutkan, banjir juga melanda Kabupaten Konawe. Banjir ini juga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan 36 jiwa mengungsi dan 240 terdampak. Bupati Konawe telah menetapkan status tanggap darurat terhitung 5 Juni hingga 11 Juni 2019. BPBD Kabupaten Konawe telah melakukan upaya penanganan darurat dan pendataan lapangan. BPBD melaporkan 1 orang meninggal, yaitu bayi berusia 4 hari, pada kejadian ini. "BNPB masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut penyebab kematian bayi tersebut," terang Sutopo.

Ia menambahkan, untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik, pihaknya telah mengirimkan bantuan logistik menggunakan pesawat cargo. BNPB mengirim bantuan langsung ke Kendari seberat 1.086 kg senilai Rp 218 juta. "BNPB juga mengaktivasi klaster logistik sehingga mengirimkan bantuan dari Kemensos dan PMI. Bantuan berupa family fit 200 kg, hygiene kit 200 kg, baby kit 200 kg, selimut 400 lembar, jas hujan 100 lembar, rompi 100 unit dan matras 100 lembar," ujar dia. Untuk distributsi logistik ke titik pengungsi dilakukan dengan bantuan satu helikopter milik BNPB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNPB: 5.111 Korban Banjir Konawe Utara Masih Mengungsi", https://regional.kompas.com/read/2019/06/10/20581171/bnpb-5111-korban-banjir-konawe-utara-masih-mengungsi. Penulis : Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati Editor : Robertus Belarminus

  Instructions

Entities to Map
building, highway (primary, secondary, tertiary, unclassified), facilities
Changeset Comment
#hotosm-project-393 #apiksultramapping #missingmaps

Bagaimana cara berkontribusi?

  1. Pilih salah satu grid/kotak
  2. Jika tidak ada objek yang dapat dipetakan, silakan pilih mark task as done
  3. Jika Anda melihat bangunan, fasilitas umum, dan jalan yang belum dipetakan, silakan Anda petakan objek-objek tersebut
  4. Upload, jangan lupa untuk menambahkan komentar pada changeset Anda dan tambahkan "Digital Globe Premium Imagery" pada kolom source, mark task as done
  5. Jika Anda belum selesai memetakan, pilih unlock task
  6. Pilih grid/kotak lain dan ulangi langkah dari nomer 2

Imagery

Gunakan Digital Globe Premium Imagery atau Maxar Premium Imagery sebagai latar belakang citra yang Anda gunakan.

Contoh objek:

Jalan

alt text

Bangunan

alt text

Sungai

alt text

Apa yang harus dipetakan dan bagaimana memberikan tag nya?

Jalan

  • Motorway road: highway=motorway
  • Jalan primer: highway=primary
  • Jalan sekunder: highway=secondary
  • Jalan tersier: highway=tertiary
  • Jalan permukiman: highway=residential
  • Jalan setapak: highway=path
  • Jika Anda tidak yakin dengan klasifikasi jalan yang Anda petakan, gunakan: highway=unclassified

Jembatan : bridge=yes

Rumah/Bangunan: building=yes

Fasilitas Umum

  • Kantor pemerintahan: office=government and building=government_office
  • Kantor kedutaan: amenity=embassy and building=embassy
  • Rumah sakit: amenity=hospital and building=hospital
  • Klinik: amenity=clinic and building=clinic
  • Sekolah: amenity=school and building=school
  • Kampus: amenity=college and building=college
  • Universitas: amenity=university and building=university
  • Tempat ibadah: amenity=place_of_worship
  • Bank: amenity=bank
  • Supermarket: amenity=supermarket and building=supermarket

Fasilitas Darurat

  • Kantor polisi: amenity=police and building=police
  • Pemadam kebakaran: amenity=fire_station and building=fire_station

Transportasi

  • SPBU: amenity=fuel
  • Halte bis: amenity=bus_station and building=bus_station
  • Stasiun kereta: public_transport=station and building=station
  • Pelabuhan: amenity=ferry_terminal and building=ferry_terminal
  • Bandara: aeroway=aerodome and building=aerodome

Fasilitas Olahraga

  • Stadion: leisure=stadium and building=stadium
  • Pusat olahraga: leisure=sports_centre and building=sports_centre
  • Lapangan olahraga: leisure=pitch

Fasilitas umum

  • Toilet umum: amenity=toilets and building=toilet
  • Perpustakaan: amenity=library and building=library
  • Kantor pos: amenity=post_office and building=post_office
  • Aula: building=public

Inrastruktur Kelistrikan

  • Substation: power=substation
  • Tower: power=tower
  • Power Plant: power=plant and building=power_plant

Tower: man_made=tower

Perairan

  • Sungai kecil: waterway=river
  • Sungai besar: waterway=riverbank
  • Danau: natural=water & water=lake
  • Reservoir: landuse=reservoir
  • Sumur: man_made=water_well
  • Rumah Pompa: man_made=watermill & building=watermill
  • Tower / Menara Air: man_made=water_tower

  Start contributing

Contributors Done Assigned