#414 - Mapathon: Lighting Maluku with Open Field Mapping

Andrea Pahlevi marked #344 as done

Andrea Pahlevi marked #343 as done

Andrea Pahlevi marked #159 as done

Andrea Pahlevi marked #158 as done

Andrea Pahlevi marked #144 as done

Andrea Pahlevi marked #128 as done

Andrea Pahlevi marked #112 as done

Andrea Pahlevi marked #340 as done

Andrea Pahlevi marked #342 as done

Andrea Pahlevi marked #341 as done

Andrea Pahlevi marked #339 as done

Andrea Pahlevi marked #338 as done

Andrea Pahlevi marked #336 as done

Andrea Pahlevi marked #335 as done

Andrea Pahlevi marked #337 as done

Andrea Pahlevi marked #332 as done

Andrea Pahlevi marked #331 as done

Andrea Pahlevi marked #333 as done

Andrea Pahlevi marked #261 as done

Andrea Pahlevi marked #303 as done

Pada tanggal 26 september 2019 pukul 06.46 telah terjadi gempabumi dengan magnitude 6.8 pada kedalaman 10 Km timur Ambon, Maluku. Gempabumi ini menurut data dari BNPB bengakibatkan setidaknya 41 orang meninggal dunia, 303 orang terluka dan 103.301 orang mengungsi. Gempabumi ini juga mengakibatkan 11.311 unit rumah rusak dan 509 unit fasilitas umum dan fasiltas sosial rusak. Hingga sampai saat ini gempabumi susulan masih terus terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya. Menurut berita harian kompas, tercatat hingga tanggal 21 oktober 2019 sudah terjadi 1.516 gempabumi susulan di wilayah Ambon dan sekitarnya. Hingga sampai saat ini gempabumi susulan masih terus terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya. Pada tanggal 12 november kemarin telah terjadi gempabumi susulan lagi dengan magnitude 5.1 di wilayah Ambon dan sekitanya.

Wilayah terdampak gempabumi ini secara administrasi terdiri dari Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Wilayah-wilayah terdampak ini merupakan wilayah kepulauan sehingga agak sulit untuk mengerahkan sumberdaya ke wilayah-wilayah terdampak ini. Untuk merespon gempabumi susulan yang masih terjadi hingga saat ini, Youthmappers regional Indonesia yang saat ini terdiri dari mahasiswa-mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Negeri Semarang mengadakan Mapathon yang bertepatan juga dengan Geoweek Awerness tahun 2019. Kegiatan ini didukung oleh Huamnitarian OpenstreetMap Team Indonesia dan Perkumpulan Openstreetmap Indonesia (POI) sebagai respon terhadap krisis gempabumi susulan yang terus terjadi hingga sampai saat ini di wilayah Ambon dan sekitarnya. Fokus pemetaan pada kegiatan ini adalah pemetaan terhadap obyek sebaran lapangan atau tanah lapang yang bisa digunakan untuk keperluan rekomendasi lokasi pengungsian, lokasi pendaratan helikopter, lokasi droping logistic, lokasi rumah sakit terbuka, dan lain-lain. Pemetaan sebaran obyek lapangan terbuka atau tanah lapang di wilayah-wilayah ini akan akan sangat diperlukan karena dapat digunakan untuk keperluan operasi darurat bencana. Hingga sampai saat ini di Indonesia ketersediaan data sebaran lapangan atau tanah lapang masih sangat jarang tersedia padahal obyek ini bisa dijadikan sebagai data sumberdaya bencana ketika terjadi situasi darurat bencana. Oleh karena itu mahasiswa-mahasiswa yang terkumpul dalam jaringan Youthmappers regional Indonesia berkomitmen untuk memetakan obyek lapangan terbuka atau tanah lapang. Harapan nya adalah data ini dapat dijadikan sebagai data sumberdaya bencana dan dapat digunakan untuk keperluan operasi darurat bencana. Kami mengajak seluruh volunteer yang sudah memiliki akun OSM, dan yang sudah mahir menggunakan JOSM turut ikut serta berparisipasi dan bergabung dalam kegiatan ini. Mari terangi Maluku dengan memetakan lapangan atau tanah lapang beserta obyek terpapar lainnya.

  Instructions

Entities to Map
buildings, roads, facilities
Changeset Comment
#hotosm-project-414 #YouthMappers #MissingMaps #GeoWeek2019 #LightingMaluku

Bagaimana cara berkontribusi?

  1. Pilih salah satu grid/kotak
  2. Jika tidak ada objek yang dapat dipetakan, silakan pilih mark task as done
  3. Jika Anda melihat bangunan, fasilitas umum, dan jalan yang belum dipetakan, silakan Anda petakan objek-objek tersebut
  4. Upload, jangan lupa untuk menambahkan komentar pada changeset Anda dan tambahkan "Digital Globe Premium Imagery" pada kolom source, mark task as done
  5. Jika Anda belum selesai memetakan, pilih unlock task
  6. Pilih grid/kotak lain dan ulangi langkah dari nomer 2

Imagery

Gunakan Maxar Premium Imagery sebagai latar belakang citra yang Anda gunakan.

Contoh objek:

Jalan

alt text

Bangunan

alt text

Sungai

alt text

Apa yang harus dipetakan dan bagaimana memberikan tag nya?

Jalan

  • Motorway road: highway=motorway
  • Jalan primer: highway=primary
  • Jalan sekunder: highway=secondary
  • Jalan tersier: highway=tertiary
  • Jalan permukiman: highway=residential
  • Jalan setapak: highway=path
  • Jika Anda tidak yakin dengan klasifikasi jalan yang Anda petakan, gunakan: highway=unclassified

Jembatan : bridge=yes

Rumah/Bangunan: building=yes

Tempat Evakuasi

  • Stadion: leisure=stadium and building=stadium
  • Pusat olahraga: leisure=sports_centre and building=sports_centre
  • Lapangan olahraga: leisure=pitch and sport=*

Perairan

  • Sungai kecil: waterway=river
  • Sungai besar: waterway=riverbank
  • Danau: natural=water & water=lake
  • Reservoir: landuse=reservoir
  • Sumur: man_made=water_well
  • Rumah Pompa: man_made=watermill & building=watermill
  • Tower / Menara Air: man_made=water_tower

  Start contributing

Contributors Done Assigned